Karangpandan, 30 April 2026 – Dalam upaya memperkuat jaring pengaman kesehatan mental di tingkat remaja, Puskesmas Karangpandan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bagi siswa-siswi SMPN 3 Karangpandan. Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai pada pukul 11.30 WIB.
Penyuluhan ini merupakan inisiatif dari pihak Puskesmas Karangpandan sebagai bentuk layanan jemput bola untuk memberikan bantuan non-klinis berbasis empati. Sasaran utamanya adalah menstabilkan kondisi psikologis individu yang terpapar stres berat, situasi kritis, atau trauma sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Penyuluhan Berbasis Empati
Remaja sangat rentan terhadap tekanan psikologis. Oleh karena itu, P3LP hadir sebagai solusi bantuan dasar yang cepat. Peserta yang terdiri dari 30 siswa perwakilan kelas 7, 8, 9, serta anggota OSIS dan PMR, diajarkan cara mendeteksi tanda-tanda stres serta teknik memberikan dukungan emosional yang tepat.
Tujuan utama dari program yang dibawa oleh Puskesmas ini adalah:
- Memberikan bantuan psikologis dasar secara cepat dan tepat kepada siswa.
- Mencegah risiko timbulnya gangguan psikologis yang lebih kronis.
- Menstabilkan emosi siswa melalui pendekatan yang humanis.
- Mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang saling peduli dan memiliki empati tinggi.







Membentuk Agen Empati di Sekolah
Melalui kegiatan ini, diharapkan para perwakilan kelas, anggota OSIS, dan PMR dapat menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan di lingkungan sekolah. Dengan dibekali kemampuan P3LP, para siswa diharapkan mampu menjadi pendengar yang baik dan memberikan dukungan awal bagi teman sebaya yang sedang mengalami masa sulit.
Semoga langkah proaktif dari Puskesmas Karangpandan ini membawa manfaat nyata bagi seluruh siswa SMPN 3 Karangpandan, sehingga tujuan untuk menciptakan generasi yang sehat secara fisik maupun mental dapat tercapai.
